Fiksi - Puisi
Sepi yang Mengobati
dibiarkannya anak itu di sana
berjalan di gelap malam
bimbang tak tau arah
sendiri tanpa genggaman
di persimpangan ia terdiam
duduk menepi di pinggir jalan
berkali-kali ia meyakinkan
tak ada suara keras benda yang bersautan
sudah lama ia merindukan sepi
sebab ramai tak selalu berarti
malam ini ia takkan di cari
karna tak ada yang menginginkannya kembali
kini pulang menjadi tak berarti
biarlah ia menepi menyendiri
berikan diri ketenangan abadi
dari riuh yang terus menghantui
dan nyaman yang kini hanya ilusi
Komentar
Posting Komentar